Bagaimana Memilih Media Sosial untuk Bisnis?

Meskipun efektif untuk mempromosikan bisnis, banyak orang merasa kewalahan ketika harus mengikuti perkembangan di media sosial. Mengapa? Dengan jumlah yang terus bertambah dan fitur yang terus diperbarui, bagaimana Anda memilih media sosial untuk bisnis Anda? Alasannya, memilih media sosial terbaik untuk bisnis bukanlah keputusan instan. Anda juga perlu mempertimbangkan dengan matang untuk memilih media sosial untuk promosi bisnis Anda.

Meskipun tidak ada formula pasti, hindari menggunakan semua media sosial yang tersedia

untuk mempromosikan bisnis Anda. Alasannya, tidak semua media sosial cocok untuk bisnis Anda. Daripada menggunakan semua media sosial populer, pilih media sosial yang paling sesuai dengan bisnis Anda.

Lalu bagaimana cara memilih media sosial yang sesuai dengan bisnis Anda?

(1) Pilih jenis perusahaan yang tepat!

Jika suatu produk atau jasa berhasil dipromosikan di LinkedIn, bukan berarti produk tersebut akan mendapatkan hasil yang sama di Instagram. Mengapa demikian? Itu semua kembali ke sifat bisnis.

Diambil dari Forbes, tipe business to customer (B2C), seperti e-commerce, lebih cocok diiklankan di Instagram dan Facebook. Kedua platform ini dapat membantu Anda meningkatkan visibilitas dan keterlibatan merek Anda dengan konsumen.

Sementara itu, tipe business-to-business (B2B) lebih cocok bila diiklankan di LinkedIn

yang lebih profesional. Anda juga dapat terhubung dan terhubung dengan klien profesional secara langsung. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih media sosial yang sesuai dengan jenis bisnis Anda.

(2) Perhatikan audiens target dan demografi

Sekarang setelah Anda mengetahui sifat bisnisnya, Anda juga perlu meninjau audiens target untuk produk atau layanan tersebut. Silahkan cek target audience dengan beberapa tools yang ada seperti Google Analytics, SEO Checker, Google dan lain-lain.

Anda juga perlu mencari tahu di mana menemukan audiens target Anda. Jika target audiensnya adalah anak muda, Anda bisa mengandalkan Instagram. Jika target audiens adalah pekerja dan profesional, LinkedIn adalah jawabannya. Tapi juga sesuaikan dengan jenis usaha yang disebutkan di poin pertama.

(3) Bagaimana dengan pesaing?

Jika Anda masih ragu untuk memilih yang mana

, mari kita lihat saluran media sosial pesaing. Ketika Anda melihat media sosial yang bersaing, Anda mungkin menjadi tercerahkan. Manakah dari banyak platform yang Anda gunakan yang memiliki keterlibatan tertinggi? Nah, pilihlah media sosial.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang platform media sosial pesaing, yaitu jenis posting, keterlibatan, dan waktu publikasi pesaing. Nah, cara ini bisa membantu Anda menyiapkan strategi bisnis melalui media sosial.

Tidak hanya itu, Anda juga perlu meninjau komentar konsumen. Anda dapat menggunakan informasi ini untuk merancang produk sehingga kualitasnya jauh lebih baik daripada pesaing.

(4) Gunakan alat gratis

Untuk bisnis kecil yang baru belajar tumbuh, Anda perlu meningkatkan efektivitas bisnis Anda sebanyak mungkin. Carilah metode periklanan online yang tidak memakan banyak waktu dan tenaga bagi karyawan perusahaan. Sekarang ada banyak alat pemasaran digital yang dapat Anda gunakan secara gratis untuk membuat tujuan ini lebih mudah dicapai.

Anda dapat menggunakan alat ini untuk mengotomatiskan pengeposan. Otomatisasi ini dapat membantu Anda meningkatkan keterlibatan postingan. Harap rencanakan postingan jauh-jauh hari agar postingan di akun lebih konsisten.

Lihat Juga :

https://www.suratkabar.id/
https://www.chip.co.id/
https://www.atursaja.com/
https://vncallcenter.com/
https://jadwalxxi.id/
https://jurubicara.id/
https://psyline.id/
https://liga-indonesia.id/
https://officialjimbreuer.com/
https://rollingstone.co.id/